CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Glitter Words

Selasa, 18 November 2008

Sepuluh tips saat ujian

Ketika kamu melakukan ujian, kamu sedang mendemonstrasikan kemampuanmu dalam memahami materi kuliah, atau dalam melakukan tugas-tugas tertentu. Bila kamu ragu terhadap kejujuran ujian, atau kredibilitas ujian tersebut untuk menguji kemampuanmu, temuilah
dosen pembimbingmu.

Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian
terhadap perkembangan belajarmu.

Ada beberapa kondisi lingkungan,
termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam melakukan ujian.

Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:

  • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.
    Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.

  • Tenang dan percaya diri.
    Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik.

  • Bersantailah tapi waspada.
    Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.

  • Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas)
    Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.

  • Jawab soal-soal ujian secara strategis.
    Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:

    • soal paling sulit
    • yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya
    • memiliki nilai terkecil
  • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak.
    Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.
    Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.

  • Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya.
    Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu.

  • Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
    Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.

  • Analisa hasil ujianmu.
    Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Sabtu, 08 November 2008

Mending sakit hati daripada sakit gigi !


Guys,
Sakit gigi itu mimpi buruk.damn.sangat buruk.Udah pasti gigi bakal senut-senut indah kek habis ditonjok ma preman pasar.*sori.ngasal.tanpa riset.but u know lah,gimana rasanya.*
Belum lagi kepala ikutan puyeng joget-joget. Leher yang linu ga bisa goyang kanan kiri atas bawah depan belakang sekaligus diagonal *hey.jangan dipraktekin sekarang.norak banget ente*
Seketika pula lo ga napsu ngapa2in.Males kerja, males ngobrol, males jalan, males makan.
No,no. Bukan karena sakit giginya. But, ini karena sakit gigi akut bakal nguras ATM ampe angkanya lucu dan imut.

Now, gigi geraham sulung kiri gw bolong. udah lama. emmm. bertahun-tahun.
Dan selama itu kubiarkan dengan nyamannya keadaan gigi tercinta itu.
Sampe ternyata gw sadar, satu geraham kanan gw juga ikutan bolong.
Komplit.

So far, ga da masalah dengan gigi-gigi ini. Kalopun pernah sesekali sakit, semuanya tuntas pake panadol ama air garam. Nah, ni dia. Air garam. It's mean,air yang asin. Entah dari mana historikal air ini ampe bisa-bisanya nyembuhin sakit gigi. Pantesan, ikan-ikan di laut ga pernah sakit gigi.

5 Hari lalu. Gw dapet coklat2 bulet-bulet. Banyak. Banget. Gw makan. Hidup ini terasa nikmat.
4 Hari lalu. Coklat2 itu gw kasi sebagian di kantor.Gw juga makan. Oooh, indahnya berbagi.
3 Hari lalu. Coklat2 itu kek manggil2 gw.Mesra. Gw cium, gw kulum, gw telen. Maknyuss...
2 Hari lalu. Gw ga makan coklat. Gigi gw senut-senut. Ga terlalu sakit, cuman tumben, gusi ama pipi ikut senut-senut juga. Berasa ada lima kurcaci dalem mulut lagi nonjokin pipi. Tenang, ini pertanda gw harus minum panadol. Ok, semuanya bakal kembali normal.

Kemarin. Bangun tidur. Gw ngaca. kaget. panik. Ternyata.... gw tambah keren.
Itu yang gw harap. Tapi bukan itu. Pipi kiri gw bengkak sebengkak-bengkaknya. Bibir ampe ikutan monyong. Masi di depan kaca, gw buka mulut, lihat ke geraham kiri, damn. Gw mikir, semalem makan apa, semalem mimpi apa, semalem baca doa tidur apa doa ngangkat telpon, kok pipi bisa ampe bengkak gini. Gw tutup mulut, mundur selangkah, dan merhatiin pipi gw di depan kaca. Oh my God, muka gw mirip sinchan.

Makin siang, makin berasa mu kiamat, pipi makin bengkak. Ditandai dengan rasa kram si seputaran pipi. Dagu gw mulai gede, pipi atas mulai kembung. Anehnya, gigi gw ga terlalu sakit, makanya gw bisa kerja normal di kantor. Dan betapa riangnya anak2 kantor, setelah ketawa ngakak ngeliat muka gw yang lagi gaib. Pake ada yang minta foto. Apa boleh buat. Gw kasi dahhh, plus tanda tangan. Sempurna sudah hidup ini.

Akhirnya, sore hari gw ke dokter gigi. Dengan gigi yang senut2, dan efek pipi yang kembung tentunya. Ibu dokter sempet kaget, bisa2nya pipi ampe segede gitu, menggemaskan pula.
Setelah gw tiduran di kursi khas pasien dentist, gw mangap, sebelah kiri mulut gw diketrok-ketrok dokter, sebelah kanan juga. Nyaris semenit doank. Lalu gw disuruh kumur. Bu dokter ngebuka masker di mulutnya, wajahnya yang manis, enak, dan dingin *no. bukan. jangan bayangin muka dokter kek es krim* mengantarkan dia untuk berkata perlahan,
Dokter : Mas, maaf, hidup anda ga kan lama lagi ......
Gw : .........

Maaf. Berlebihan. Intinya, dari obrolan gw dan dokter ditambah referensi dari google,
bahwa (serius mode:ON) gigi yang berlubang kalo ga dirawat bakal membuat bakteri2 merdeka hidup di lubang tersebut. Bakteri ini makin lama akan makin ngejajah lubang gigi semakin besar dan dalam, hingga dapat menembus dan merusak jaringan syaraf disekitar gigi (pulpa).
Jika ini didiamkan lama, akan terjadi infeksi, pembentukan pus(nanah) dan terjadi pembengkakan pada gusi, pipi, sekitar leher dan kepala.*ini yang terjadi ama gw*
Bahkan toksin-nya bisa menyebar melalui pembuluh darah dan menyerang organ tubuh lain, bahkan bisa menyebabkan kematian *anjrit,serem abis*.
Sehingga untuk pencabutan gigi ini pun dibutuhkan tindak lanjut lebih, perlu bedah khusus (baca:ngerobek2 gusi dan pipi) pada sekitar gigi berlubang untuk mengetahui sampai mana infeksi bakteri tadi menyebar.*speachless*
Guys, saran gw, kl lu punya gigi berlobang, sesegera mungkin bikin janji ma dentist.

So,beliau ngasih resep, dan gw musti konsumsi 3 macem obat, antibiotik, obat untuk ngempesin pipi, dan obat ngilangin sakit di gigi dan pipi. Then,setelah gigi gw normal, geraham gw musti dicabut secepatnya. Wtf! Ok. Gapapa. Selama ini gw emang paling ga mau disuruh checkup gigi. Tapi daripada gw kesiksa lebih lanjut, mendingan gw cabut gigi. Geraham kiri. Sekalian geraham kanan juga. Semoga diriku diberi kekuatan dalam menghadapi semua ini. Halah.

Hari ini. Pipi gw, nyaris kembali normal. tapi gigi ama gusi emang masi suka sakit. Tapi enggak lagi, setelah gw minum obat pahit dan besar lagi mahal. O ya, check up kemarin, ATM gw digesek dan kesedot 170 ribu. Owggghhh. Gw akuin, obatnya emang sakti abis. Tapi gw ga bisa ngelak, kl itu emang, mahal. Duh. Apalagi kl ntar gw cabut gigi. Fuihhhh....mendingan gw sakit hati daripada sakit gigi.

SAKIT GIGI SEBABKAN SINGA MEMANGSA MANUSIA !!!


Kalo biasanya Singa itu maem nya kerbau liar kalo dah sakit gigi, pasti dehh.. ganti menu jadi manusia karena daging manusia lebih lunak dibanding daging kerbau, jadi biar gak menyakitkan kalo dikunyah.

Menurut berita yg didapat dr dj rollin', singa pemangsa manusia itu mencari korbannya di delapan dusun pinggiran Sungai Rufiji, selama periode 20 bulan. Ia akhirnya ditembak oleh penjaga-penjaga taman nasional pada bulan april 2004, di wilayah sekitar 150 kilometer selatan kota Dar es Salaam.

Singa pemakan manusia sesungguhnya bukan cerita baru di Tanzania. Sepertiga dari sekitar 200 orang yang dibunuh oleh binatang buas tiap tahun di Tanzania, menghadapi ajalnya karena diterkam singa.

Namun yang membuat cerita singa pemakan manusia di atas begitu mengejutkan adalah karena banyaknya korban. Barangkali jumlah korban di sungai Rufiji itu adalah yang terbesar yang pernah tercatat, yang disebabkan hanya oleh seekor singa.

para ilmuwan mencoba mencari tahu apa yang menyebabkannya SINGA membunuh begitu banyak orang. Dan mereka sampai pada teori bahwa singa pemangsa tersebut menderita sakit gigi...heheheh...gokil yeee..

Ada juga neh komentar dari para muda :

- Mnrt q lbh skitan sakit gi2 dr pd skt hati.. Soalx klo skt gi2 g bs mkn apa2 cmn bs mkn bu2r tok.. Klo skt hati msh bs mkn apa aja..

- Lebih baik sakit hatilah daripada sakit gigi,sakit hati tdk akan menghalangi apa pun yg pengin aku lakuin,klu sakit gigi,semua kegiatan terasa terganggu, nggak enak blas, terlebih ritual makan atau ngemil,ritual wajib orang rakus.

- klau gue mah mending skt gi2 man,coz skt hati bisa bawa kita ke tindak kriminal dan pembunuhan,contohnya banyak.. Sdangkan sakit gigi,paling jg sakit dunia gitu2 aja,liat si2 baiknya man,selain jd rajin gosok gi2,kt jg bs jaga berat badan,satu ultimatum buat yg rakus2 ne.. Dr Pd sakit hati hayo,kan kita bisa trbawa dan trjerumus ke tindak pidana,ingat kejahatan trjadi bkn hnya karena ada niat dr pelaku tp jg karena da ksempatan....hehehe..

- klu aq mnding skt hati soalx kl pas skt hti,qt nangis smlman smpi mata bngka',trs bnting2 brg slsi dech...La kalo skt gi2,kl banting2 brg mlh cenut2..

- Lbh baik skt hati.Klo skt gi2 rugi bgt.Dkternya kaya' preman.Udah gi2 lo d ambil,lo msti byr lg. Klo skt ht,dkternya byk pilihan,mau yg byr ato gratis..hihihh...

So kesimpulannya lo rajin gsosok gigi n jangan mau diputusin pacar hiihihi....

Lebih Baik Sakit Hati Daripada Sakit Gigi

Ini pengalaman yang sebenar-benarnya, sudah seminggu ini aku sakit gigi dan kata dokter berdasarkan hasil rontgen, gigi bungsuku tidak tumbuh vertikal melainkan horisontal. Untuk itu harus dicabut kalau tidak mau terus menerus sakit.
Dan senin melangkahlah aku untuk melakukan operasi gigi (yang katanya operasi kecil) namun ternyata sulit dan sakit sekali. Ngilu rasanya mendengar bor, belum lagi harus disuntik bius sebanyak 4 kali, dan ketika dicabut rasanya berada di siksaan neraka…
Kapok deh menjalani operasi gigi lagi, kira2 bisa nggak yaa dibius total…?

“Lebih baik sakit gigi, daripada sakit, hati ini…”

Lagu dangdut di atas selalu muncul di benak saya setiap kali menemui orang yang sakit gigi. Walau liriknya sederhana, tapi menurut saya sebaris kalimat tadi cukup kontroversial, terutama bagi mereka yang pernah mengalami sakit gigi.

Sebelumnya saya tidak keberatan dengan lirik tersebut karena saat itu saya belum pernah mengalami sakit gigi dan lebih banyak ditolak/diputusin cewek. So, saya pikir sakit hati kayaknya memang lebih menyakitkan.

Tapi perspektif saya berubah saat saya sakit gigi (akhirnya :( ). Wah, ngga deh. Sakit gigi jauh lebih tidak enak dibanding sakit hati.

Sakit hati, walau gelisah, masih bisa tidur, masih bisa makan, masih bisa jalan-jalan, dan masih bisa cari hiburan. Sedangkan sakit gigi? Boro-boro mau memikirkan itu semua. Sakit gigi membuat semuanya serba salah.

Sakit gigi otomatis akan membuat sakit hati karena hidup kita dibuat sangat tidak nyaman. Sedangkan sakit hati tanpa sakit gigi masih memungkinkan kita untuk menikmati hal-hal lainnya yang bisa membuat kita senang.

“Lebih baik sakit gigi, daripada sakit, hati ini…”

Menurut kamu gimana?

Sakit Gigi apa Sakit Hati ???

Entah bermulai darimana, ataukah karena salah satu lagu dangdut lawas itu. setiap orang yang sakit gigi pasti bakalan ditanya mending mana sakit hati ato sakit gigi. Kalo saya boleh milih tentu saya tidak akan memilih dua”nya karena sama” sakit. Tapi kalo harus memilih, mungkin dengan berat hati saya memilih sakit hati. Kenapa ??? saya lebih bisa menikmati sakit hati daripada sakit gigi.
sebetulnya saya sudah lupa rasa sakit gigi itu seperti apa, meski saya tidak lupa bagaimana rasanya ketika umur kelas 3-4 eS De dulu saya menangis tiap kali sakit gigi saya kambuh. Tapi setelah diberi pengobatan alternatif yaitu pangkal batang tanaman semacam pandan dipotong kemudian dioles”kan ke pipi tempat gigi sakit, kemudian disuruh berkumur dan dapat dilihat pada air bekas kumur tadi akan muncul belatung” kecil warna putih. Bagi anda yang belum pernah mencoba pengobatan gigi alternatif, mungkin anda akan bilang saya ini mengada-ada. Itu terserah anda, kalo tidak percaya silahkan anda mencoba sendiri di pengobatan” alternatif baik yang menggunakan metode itu ataupun metode asap cengkeh. Alhasil sejak sembuh semasa eS De itu, saya tidak pernah merasakan lagi yang namanya sakit gigi sampai pada malam jumat minggu kemarin…

Cerita bermula ketika diajak teman-teman kost menghilangkan penat dengan jalan” ke acara keramaian ulang tahun kota Banda Aceh yang diberi nama Diwana Cakra Donya. Sehabis pulang nonton saya merasa gigi saya senut”, namun rasa itu saya buang jauh”. Dan akhirnya saya tetap bisa menikmati makanan” yang ada sama temen” dan juga menikmati tidur saya. Esok paginya rasa itu masih ada tapi tanpa saya hiraukan saya tetap berangkat ke kantor, tapi ternyata usai jumat bertambah parah. Tanpa pikir panjang lagi ba bi bu langsung saya mencari obat, sekalian yang dosis tinggi yaitu Postan namum saya harus kecewa ketika cuma bisa menemukan saridon. Satu saridon saya telan, tak juga reda selang beberapa waktu saya tambah satu lagi namun jua sembuh. argghh…akhirnya jam setengah 4 saya izin ngacir pulang. Mencoba istirahat sampai habis magrib saya baru keluar lagi mencari Ponstan, Alhamdulillah akhirnya ada juga, mudah”an sembuh dan bisa buat modal tidur nyenyak nanti malam. Namun kehendak Allah berkata lain, saya tidak tidur semalaman merasakan hebatnya sakit gigi padahal temen” di Jogja katanya lagi pada nonton konsernya band kesukaan saya GIGI. Arghh………rasanya pengen nangis ga bisa nangis, pengen tidur ga bisa tidur padahal sudah 3 butir Postan bersarang diperut, kumur air garemlah, sampe isengnya saya nemu bawang merah pun tak belah tak oles”in dipipi, hasilnya malah mata yang netes air mata. Semua tak kunjung nampak hasilnya…….saya mantapkan hati saya harus ke dokter gigi besok. Mo masih sakit ato udah sembuh sekalipun…saya ga mau kayak gini lagi.

Esok pagi tanpa terbangun dari tidur karena sudah ga tidur semaleman, saya malah melakukan kesalahan teoriyang saya dapet di pramuka dulu. yaitu “Badan cape kurang tidur nggak boleh mandi, tidur dulu baru mandi.” tapi kan saya ga bisa tidur tapi saya harus mandi. Bang bing bung saya mandi, lumayan seger tapi kok temen” kost nda pada bangun” yah…ga solider banget dengan saya yang ga tidur sama sekali. Ayolah bangun saya mo pinjem motor…!!! eh, ga bangun” juga, akhirnya nekat saya bangunkan. Jam 7 saya langsung cabut nyari dokter gigi, tujuan pertama rumah sakit dan ternyata ini hari sabtu jawabannya cuma “klinik gigi buka hari senin”..astagfirullah saya bisa gila ni kalo harus nunggu hari senin. Saya langsung cabut mencari tempat lain, pilihan selanjutnya klinik praktek dokter spesialis cempaka lima. Sampai disana alhamdulillah buka meski masih sepi, saya mendaftar kemudian bertanya jam berapa dokternya datang, dan jawabannya membuat saya terbengong”. JAM LIMA SORE !!! astaga, saya ga yakin saya bisa juga menunggu sampai jam 5 sore, terpaksa saya putuskan cuma nulis nama diantrian dan cabut keliling lagi. Pelan” sambil menahan sakit gigi, saya terus mencari-cari plang warna putih yang bertuliskan gelar sebelum nama depannya yaitu Drg. Ada banyak memang tapi prakteknya mulai jam 5 sore semua. Perasaan jengkel dan gondok dan sakit gigi numpuk di ubun”, dalam hati sudah mengumpat Ibukota provinsi macam apapula kayak gini. Saya coba sms temen” menannyakan info dokter gigi hampir tidak ada jawaban, cuma satu sms yang masuk dan isinya pun cuma “Beli Ponstan aja..”. *saya boleh mengumpat lagi ga ???*. Akhirnya tanpa putus asa saya menemukan plang itu lagi di pasar peunayong ‘Praktek Dokter Gigi Drg. bla bla bla. M, Sc buka jam 9.30-12.30 dan 17.00-lupa je’. Secercah harapan terbit di hati, dah dapet M, Sc pula..pasti lumayan mahal tapi tidak apa saya tadi sempet mampir ATM kok. Saya masih punya waktu banyak sebelum jam setengah 10, saya putuskan keliling cari makanan dan minum obat dulu seadanya. Makanan berkuah jadi pilihan, soto ayam dan segelas teh anget..selesai makan saya membayar, f : berapa bang ? >>> Penjual soto : ‘ 17 ribu”…. mahalnya, ya ampun. gapapa deh yang penting gigi saya sembuh. jam masih jam 9, saya putuskan meluncur ke tempat dokter gigi yang tadi. Biar dateng pertama dan dilayani pertama…. thung thung wusshh……..

Saya nyampe di depan tempat praktek dokter gigi tersebut, masih tutup belum buka. Saya mondar-mandir kayak orang hilang sambil telpon temen yang menyuruh saya sabar. Okey saya sabar, iseng” saya tanya penjual nasi sebelah.
f : ‘bang, tempat dokter giginya biasanya buka jam berapa ?’
PN : ‘jam lima sore’
f: ‘apa, tapi tulisannya jam setengah 10 bang ?’
PN : ‘Iya tapi jarang sekali buka pagi’
Ya ampun, saya seperti mau meledak…akhirnya atas saran temen saya ditelpon, saya disuruh keliling dulu aja sambil nunggu buka. Saya starter motor lagi meluncur keliling”, ga nemu yang lain, dan kembali ke tempat tapi, dan belum buka. Kecewa berat saya langsung menuju pulang….sampai di kost ternyata bu kost punya info tempat praktek dokter gigi lain. Berbekal alamat dan kali ini dianter temen karena motornya harus dibawa untuk berangkat ke tempat kerjanya, akhirnya nyampe juga dan ketemu inilah ‘Dental Center Care’ penyelamatku…tanpa menunggu lama saya langsung mendaftar dan antri kelima. Gapapa deh saya sabar sambil mempersiapkan mental menghadapi dokter gigi. Saya belum pernah ke dokter gigi bung…

Sampai giliran saya, saya masuk dengan pasrah. Jujur di depan dokter bahwa saya belum pernah ke dokter gigi dan gigi saya yang berlobang jelek itu menimbulkan sakit sekali. Belum sempat saya berkata” banyak, dokter langsung menyuruh saya berbaring ditempat pembantaian gigi padahal saya masih berharap bisa agak lama dulu ngobrolnya biar saya siap. Tapi ngiiiinggg……….ngiiinngggggg……….ngiiiiiiiiiiiing dan sekali” berkumur langsung berlangsung. Saya cuma nurut dengan keringat dingin, kaki kaku dan tangan meremas tissu. Tak berlangusung lama pembantaian itu selesai. Saya menarik nafas lega tapi kok masih sakit ya ?? Akhirnya setelah dapet resep obat, saya langsung bergegas, mencari becak motor, ke apotik, dan pulang. Selesai menebus obat yang harganya hampir sama dengan ongkos jasa dokter itu, saya pulang minum obat dan langsung berharap bisa tidur. Tapi apa daya, kehendak Allah masig berkata lain. Gigi saya terasa semakin panas dan tambah sakit……………Arggghhh……….hampir satu berlangsung sampai akhirnya saya kelelahan dan tertidur.. Zzz….Zzzz….Zzzz…

Bangun tidur, Alhamdulillah udah ga terlalu sakit, sholat dhuhur, tidur lagi dan bangun dan berkaca. Lho kok malah bengkak dan entah penyakit aslinya atau gara” mandi tadi pagi itu. Badan saya panas, saya sms Bapak dan Bapak bilang sakit gigiku mungkin aja karena sebetulnya karena masuk angin. Logis juga pikirku, setauku emang bisa gitu…berarti saya harus dikerokin donk ??? Sejujurnya saya nda suka kerokan, tapi kalo dah masuk angin berat gini itu satu”nya cara wat menyembuhkan saya. *calon istri = catet ya *. Alhamdulillah ada temen yang sukarela ngerokin, kini tinggal istirahat. Malem minggu saya bisa tidur nyenyak dan hari minggu adalah hari bengkak”nya gigi saya meskipun udah ga terlalu sakit. Temen-temen yang melihat pasti melihat penuh iba, sampe makan dibeliin dibikinin minum jahe. Duh baiknya temen-temenku * jadi terharu *.. Bengkak itu akhirnya mulai mengecil namun sampai hari inipun kalo ada yang jeli memperhatikan wajah saya, bakal tau kalo pipi kiri saya berbeda dengan biasanya. Biasanya seh emang temben dikit dan menggemaskan tapi kali ini ada tambahan bengkaknya. Sebetulnya foto kenangannya mau saya pasang tapi nda cuma diketawain jadi ga jadi deh..itu cerita saya kala sakit gigi namun bagaimanapun juga sakit gigi kali ini menjauhkanku dari perbuatan yang sia-sia dan jelas memberi hikmah yang banyak. Mungkin ada temen-temen yang punya kiat” khusus ketika sakit gigi ??? meski saya tidak berniat sakit gigi lagi tapi mudah”an ada gunanya. Silahkan berbagi….

Jumat, 29 Agustus 2008

Patah Hati Sejuta Rasanya

Menurut lirik lagunya penyanyi senior Titiek Puspa, jatuh cinta berjuta rasanya. Namin, pada saat patah hati justru jauh lebih banyak memberi efek untuk merasakn berbagai emosi. Patah hati memang menyakitkan. Tetapi, jangan lantas takut untuk jatuh cinta atau ogah mutusin pacar yang sudah kebangetan tingkahnya.
Mungkin hampir setiap orangpernah merasakn indahnya jatuh cinta dan mengalami hancurnya patah hati. Entah karena kasih tak sampai, diputusin, atau mutusin pacarnya. Pas patah hati, hampir bisa dipastikan perasaan nggak karuan: "hidup segan mati tak mau", dunia terasa gelap, nggak enak makan, nggak enak tidur, dan seterusnya.
Pokoknya parah banget deh!, kamu juga akan sering kelimpungan dan bertanya-tanya pada diri sendiri, mungkinkah aku bisa sembuh dan sanggup untuk hidup bahkan sampai punya pacar lagi?
Jawabannya adalah "pasti bisa!, dan kamu pasti bisa!, ROSO!!!!!
Apa yang tidak membunuh hanya akan membuat kita semakin kuat.
Artinya kamu musti tegar, hidup nggak bakal berakhir gara-gara kamu ditinggalin si do'i.
So, live must go on!!!!

Kamis, 28 Agustus 2008

I Love You Teeth....

Tahu nggak ada berapa jumlah gigi kita?
Ternyata, gigi kita ini totalnya ada 32 buah. yakni 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 geraham depan dan 12 geraham belakang.

Tanpa adanya gigi, manusia akan sulit memakan makanan yang dimakannya. Menurut tugasnya, gigi termasuk dari sistem pencernaan. Gigi tumbuh didalam lesung pada rahang dan memilki jaringan seperti pada tulang, tetapi gigi bukanlah bagian dari kerangka. Menurut perkembangannya, gigi lebih banyak persamaannya dengan kulit dari pada dengan tulang.

Jika kita tidak merawat dan jarang menggosok gigi, gigi kita akan menjadi rusak karena sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi bisa memuat gigi berkarang bahkan bolong.
Menurut penelitian, anak pada usia 12 paling tidak mengalami kerusakan satu buah gigi akibat jarang menggosok gigidan terlalu banyak memakan permen, seingga harus ditambal atau dicabut.

Nah, karena itu rajin-rajinlah menggosok gigi dan jangan terlalu banyak memakan permen dan coklat. Kalo terlanjur sakit gigi, jangan bunuh diri dulu. Coba kumur-kumur pake air garam hangat-hangat kuku, biasa rasa sakitnya berkurang. Kalo udahsakit banget, bisa makan obat bebas yang biasa dijual. Kalo nggak sembuh juga, ya.......tiada jalan lain lagi, harus kedokter gigi.

Rabu, 27 Agustus 2008

"sakit hati vS SAKIT GIGI"


Oh No.. funny picture

Sakit hati dan sakit gigi, enakan mana ya?...... ada sih lirik lagu yang mengatakan, lebih enak sakit gigi dari pada sakit hati.....

Tapi apa benar apa benar begitu?. Ih.....jangan jangan remehin sakit gigi lho! Asal tahu aja, gigi adalah salah satu bagian tubuh yang amat sangat penting. Dengan gigilah kita bisa makan, bisa ngomongdengan jelas, wajah kita juga jadi ncakep n keren. Bayangin kalo kita nggak ada gigi, pastilah pipi kita jadi peot kayak nenek-nenek. Lucu kan....

Tapi sayangnya, benyak dari kita yang mengabaikan si mutiara" ini. Lihat aja, berapa kali sih kita pergi ke dokter gigi untuk merawat gigi kita?. Apakah kita nggak pernah absen menggosok gigi kita setelah makan?..... Kalo sehabis makan sih emang suka kelupaan menggosok gigi. Tapikalo mau tidur bangun tidur tidursih so pasti dunkzzzz..... Pokoknya nggak bakalan enak keluar rumah kalo gigi masih banyak jigong......

Pernah nggak kamu-kamu semua pergi ke dokter gigi?.... "alhamdulillah dech kalo kamu-kamu belum pernah ke dokter gigi. Aku pikir kalo kita ngerawat gigi dengan baik pasti gigi kita kan bagus juga!!!!

Yupzzzz....... Kayaknya emang satu-satunyayang memotivasi para pemuda di kota ini untuk sowan dengan dokter gigi adalah sakit gigi. Ya,,,, kita harus selalu menggosok gigi. Kita harus perhatian ekstra dengan gigi. Trus,,,,kita harus selalu rajin menggosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung whitening.....
Biar gigi kita jadi putih. Jadi kita nggak malu kalo senyum ato ketawa.........

Glitter Photos